Selasa, 22 Maret 2011

Tugas algoritma Array

Definisi Algoritma Menurut Adit Maud

.ARRAY
Array adalah suatu struktur yang terdiri dari sejumlah
elemen yang memiliki tipe data yang sama. Elemen-elemen
array tersusun secara sekuensial dalam memori komputer.

a)Array Satu Dimensi

Array Satu dimensi tidak lain adalah kumpulan
elemen-elemen identik yang tersusun dalam satu baris.
Elemen-elemen tersebut memiliki tipe data yang sama,
tetapi isi darielemen tersebut boleh berbeda.
Bentuk umum:
NamaArray[n] = {elemen0, elemen1, elemen2,.....,n};
n = jumlah elemen
b)Array Dua Dimensi

Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah matriks,
merupakan perluasandari array satu dimensi.
Bentuk umum:
NamaArray [m][n];
Atau
NamaArray [m][n] = { {a,b,..z},{1,2,...,n-1} };
Contoh:
double matrix[4][4];
bool papan[2][2] = { {true,false},{true,false} };
Pendeklarasian array dua dimensi hampir sama
dengan pendeklarasian array satudimensi,
kecuali bahwa array dua dimensi terdapat dua
jumlah elemen yang terdapat di dalam kurung
siku dan keduanya boleh tidak sama.


Definisi Algoritma Menurut Syamsuryadi
Syamsuryadi Program Ilmu Komputer

. LARIK (ARRAY)
Array (larik) ialah penampung sejumlah data sejenis (homogen) yang menggunakan satu
identifier (pengenal).
Masing-masing elemen larik diakses menggunakan indeks (subscript) dari nol sampai n-1 (n
menyatakan jumlah elemen larik).
Pengolahan data larik harus per elemen. Elemen larik dapat diakses langsung (acak), maksudnya
untuk memanipulasi elemen keempat tidak harus melalui elemen kesatu, kedua dan ketiga.
Berdasarkan banyaknya indeks larik dibagi menjadi satu dimensi dan multi dimensi (dua
dimensi, tiga dimensi).

1.1 Larik Satu Dimensi
Bentuk umum larik satu dimensi dideklarasikan dengan
tipe_data menyatakan jenis elemen larik (int, float, char, unsigned, dan lain-lain), tidak
boleh jenis void.
nama_larik adalah nama larik, harus memenuhi ketentuan pengenal.
ukuran menyatakan jumlah maksimal elemen larik, normalnya lebih besar dari satu.
Contoh:
int nilai[4];
? ? ? ?
nilai[0] nilai[1] nilai[2] nilai[3]
untuk memberi nilai ke elemen larik dengan cara
1. memberikan nilai langsung (assignment)
nilai[2] ← 5 (nilai[2]=5;), artinya kita memberikan nilai 5 ke elemen larik yang berindeks
2;
2. memasukkan nilai melalui papan ketik (keyboard)
cin>> nilai[2]; atau scanf(“%d”, &nilai[2]);
untuk mengakses (membaca) elemen larik dengan cara akses berikut.
nama_larik[indeks];
contoh: nilai[2];
atau
cout<
#include
main()
{ int bil[7], i;
clrscr();
printf("elemen pertama ? "); scanf("%d", &bil[0]);
bil[1] = 5;
bil[2] = bil[1] + 20;
for (i = 4; i < 7; i++) bil[i] = i * 10; bil[3] = bil[bil[1]]; for (i = 0; i < 7; i++) printf("bil[%d] = %d \n", i, bil[i]); } tipe_data nama_larik[ ]= {konstanta_1, konstanta_2,…,konstanta_n}; Algoritma dan Pemrograman II (3 SKS) Larik (Array) Syamsuryadi Program Ilmu Komputer halaman 3 dari 6 int array[ ] = {26,7,82,166}; cout<
void ubah(int x[]);
void main()
{
int ujian[] = {90,95,78,85};
ubah(ujian);
cout<<" Elemen kedua dari array ujian adalah "<<> B[2][1]; atau scanf(“%d”, &B[2][1]);
untuk mengakses (membaca) elemen matriks dengan cara akses berikut.
nama_larik[baris][kolom]; contoh B[2][1];
atau
cout<
#include
main()
{ int B[3][4],i,j;
clrscr();
for (i=0;i<=2;i++)
{
for (j=0;j<=3;j++)
{
printf("B[%d,%d] = ",i+1,j+1); scanf("%d", &B[i][j]);
}
}
printf("\n");
for (i=0; i<=2;i++)
{
for (j=0; j<=3;j++)
printf("%d ",B[i][j]);
if (j=3) printf("\n");
}
return 0;
}
Algoritma dan Pemrograman II (3 SKS) Larik (Array)

1.2.1 Inisialisasi Matriks
Misalkan ada matriks sebagai berikut:




4 5 6
1 2 3
Dapat dinyatakan dengan perintah berikut ini.
int mat[2][3] = {{1, 2, 3}, {4, 5, 6}};
1.2.2 Menjumlahkan Dua Buah Matriks
Menjumlahkan dua buah matriks A dan B menghasilkan matriks C atau A + B = C
hanya dapat dilakukan bila ukuran matriks A dan ukuran matriks B sama, dan kedua
matriks sudah terdefinisi harganya (elemennya sudah terisi). Matriks C juga berukuran
sama dengan matriks A dan B. Penjumlahan matriks A dan B didefinisikan sebagai
berikut:
C[i,j] = A[i,j] + B[i,j] untuk setiap i dan j.
Contoh:
A =
  


  


2 3 1
2 2 1
1 2 1
B =
  


  


2 5 2
1 4 3
3 2 4
Prosedur untuk menjumlahkan matriks sebagai berikut.
atau
Kamus
const min_baris : integer = 1
const maks_baris : integer = 3
const min_kolom : integer = 1
const maks_kolom : integer = 3
type matriks : matrix[min_baris..maks_baris, min_kolom..maks_kolom] of integer
Kamus
const int maks_baris = 3
const int maks_kolom = 3
int matriks [maks_baris] [maks_kolom]


Kesimpulan:
Jadi menurut saya Algoritma Array adalah Suatu data yg menampung sejumlah elemen yg sama di dalam komputer yg menggunakan suatu identifer(pengenal).

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda